My Journal
Blog

Timeline

Blog

Arsenal Terbiasa Siksa Everton

Bagi The Gunners, menyiksa The Toffees dengan berkali-kali mengoyak gawang mereka sudah ibarat sebuah rutinitas. Kejam! Arsenal bertandang ke markas Everton pada pekan ke-9 Premier League 2017/18, Minggu (22/10). Pasukan Arsene Wenger pulang dari Goodison Park membawa poin maksimal setelah menghajar tuan rumah dengan skor 5-2.

Sempat tertinggal oleh gol Wayne Rooney, Arsenal berbalik memimpin 4-1 lewat Nacho Monreal, Mesut Ozil, Alexandre Lacazette dan Aaron Ramsey. Di penghujung laga, anak-anak asuh Ronald Koeman mencetak satu gol lain melalui Oumar Niasse. Namun Arsenal memastikan menang dengan margin tiga berkat gol penutup Alexis Sanchez.

Ozil, Ramsey dan Alexis bermain brilian. Mereka bertiga sama-sama menyumbangkan satu gol serta satu assist untuk Arsenal.Gol penutup Alexis menandai lahirnya sebuah sejarah baru di Premier League. Pasalnya, gol tersebut adalah gol ke-100 Arsenal kontra Everton (kandang dan tandang) di kompetisi ini.

Arsenal pun menjadi tim pertama yang mampu mencetak 100 gol Premier League kontra satu tim yang sama (Everton). The Gunners mencatatkannya dalam 51 pertemuan sejak musim 1992/93.
 

 

 

Arsenal vs Everton (Premier League)
Pertandingan: 51
Menang: 31
Imbang: 13
Kalah: 7
Gol: 100
Kebobolan: 45.

Top scorer di pertemuan Arsenal vs Everton (Premier League):
8 - Ian Wright (Arsenal)
6 - Dennis Bergkamp (Arsenal)
5 - Robin van Persie (Arsenal)
4 - Tomasz Radzinski (Everton)
4 - Marc Overmars (Arsenal).

Musim 1992/93 adalah musim perdana liga tinggi Inggris memakai format Premier League. Di musim itu, Arsenal sudah mulai menekuni hobi membobol gawang Everton.

Arsenal menjamu Everton di Highbury pada pekan ke-13. Laga 24 Oktober 1992 tersebut merupakan pertemuan pertama mereka di Premier League. Arsenal besutan George Graham mengalahkan Everton racikan Howard Kendall 2-0 lewat gol-gol Ian Wright dan Anders Limpar.

Setelah Wenger datang pada tahun 1996, juga setelah pindah kandang ke Emirates Stadium pada 1996, hobi Arsenal menyiksa Everton terus berlanjut - bahkan hingga sekarang. Total 100 gol dan 31 kemenangan atas Everton di Premier League pun mereka bukukan.

Dari 31 kemenangan tersebut, yang paling besar adalah yang diraih Arsenal di Higbury pada pekan ke-33 musim 2004/05. Waktu itu, Arsenal besutan Wenger menghabisi Everton asuhan David Moyes dengan skor telak 7-0.

Dalam laga 11 Mei 2005 tersebut, Arsenal menang lewat gol-gol Robin van Persie, Robert Pires (2), Patrick Vieira, Edu, Dennis Bergkamp dan Mathieu Flamini.

Statistik-statisik lain di balik kemenangan Arsenal ini:

Laga melawan Everton ini digelar bertepatan dengan ulang tahun ke-68 Arsene Wenger. Sudah tiga laga Premier League yang dia menangkan di hari ulang tahunnya (2005, 2006, 2017); lebih banyak dibandingkan manajer-manajer lain.

Mesut Ozil merancang delapan peluang gol di laga ini, terbanyak oleh seorang pemain dalam satu pertandingan Premier League musim 2017/18.

Wayne Rooney sudah mencetak 12 gol vs Arsenal di Premier League, lebih banyak daripada pemain-pemain lain.

Petr Cech sudah kebobolan tujuh gol lawan Wayne Rooney di Premier League, lebih banyak daripada melawan pemain-pemain lain.

Nacho Monreal mencetak dua gol dalam tiga penampilan terakhirnya di Premier League, setelah mencetak hanya satu gol dalam 140 penampilan sebelum itu.

Arsenal sudah mencetak 23 gol sundulan di Premier League sejak awal musim 2016/17; empat gol lebih banyak daripada tim-tim lain.

Mesut Ozil telah mengukir 43 assist dalam 123 penampilan di Premier League sejak debutnya pada September 2013, lebih banyak daripada pemain-pemain lain selama periode yang sama.

Alexandre Lacazette telah mencetak 27 gol di semua kompetisi selama tahun 2017, lebih banyak daripada pemain-pemain Prancis lainnya di lima liga top Eropa.