Bentuk Lahir Khusyuk

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa khusyuk tempat aslinya ada di hati. Dari situ ia mengalir ke jasad dan anggota badan. Di sanalah muncul pengaruh khusyuk yang bersemayam di dalam hati. Di antara bentuk lahir khusyuk kita bisa melihat bentuk lahir khusyuk adalah :

a. Ikhbat (rendah hati)

Arti asli dari kata ikhbat adalah dataran yang rendah. Dengan pengertian ini, Ibnu Abbas dan Qatadah menafsirkan kata “al-mukhbiti n” sebagai orang-orang yang rendah hati (al-mutaadhi’un).

Ibnu Qayyim mengomentari hal itu dan berkata ” Semua pendapat itu berkisar pada dua makna, tawadlu dan ketenangan jiwa kepada Allah. Oleh sebab itu, kata ini mengandung makna tumakninah, penyerahan diri ┬ádan ketenangan kepada Allah.

Kata ini dalam Alquran memiliki tiga makna, adakalanya berarti tenang, sebagaimana firmanNya

“Tiap-tiap kali nyala api jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya (al-isra:97)”.

Makna kedua, berarti ikhlas sebagaimana tercantum dalam firmannya.

“Dan merendahkan diri kepada Rabb mereka.”(Hud:23). Yakni mereka memurnikan. Adapun makna ketiga yaitu: menerima.

“dan tunduk hati mereka kepadanya ” (Al-Hajj:54). Yakni hati mereka menerimanya.

b.Tumakninah

Tumakninah juga termasuk bentuk lahir dari khusyuk. Kata ini digunakan dalam al-quran sebagai sifat dari nafsu dan hati.

“Hai jiwa yang tenang”(al-fajr:27).

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram”.(Ar-Rad:28)

Tumakninahnya nafsu dan hati akan melahirkan sikap berhati-hati dalam pekerjaan serta kelembutan dalam ucapan dan tindakan.Sikap ini syarat mutlak bagi khusyuk dalam shalat.

Ada tiga tingkatan tumakninah .

Pertama, tumakninah hati karena dzikir kepada Allah, seperti tumakninah orang yang takut kepada harapan.

Kedua, tumakninah orang yang insaf karena menunggu keputusan hukum  baik hukum agama maupun keputusan takdir.

Ketiga,tumakninah orang yang mendapat cobaan karena mengharap pahala. Pada saat sakinah datang dan pergi, tumakninah tidak berpisah dari pelakunya.

c.Menggigil atau gemetar

Ini adalah salah satu dampak dari khusyuk dan bukti tenggelamnya hamba terhadap ayat-ayat yang dibaca atau dipikirkan. Allah berfirman:

“Kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu. Dia menunjuk siapa yang dikehendakiNya. Dan barang siapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada bagiNya seorang pemberi petunjuk pun” (Azzumar:23)

Dalam ayat ini ada bukti nyata yang di peroleh setiap mukmin yang tampak pada hati, badan, dan kulit ketika ia membaca atau mendengar kalam Allah.

Dengan demikian, hati yang menjadi khusyuk, badannya bergetar dan kulitnya merinding, yaitu ketika pikirannya terfokus dan hatinya hadir di antara ayat-ayat janji dan ancaman, kabar gembira dan kesedihan.

khusyuk, tumakninah, tingkatan tumakninah, bentuk lahir khusyuk, ikhlas, gemetar, tanda khusyuk, ikhbat,


You may also like