Halangan Dalam Proses Ta’aruf

Walimah, Nikah, Menikah, Sakinah, Mawadah , Warohmah, Samara, Haryo Bayu

Assalamualaikum Wr Wb. Proses ta’aruf tidak selamanya berjalan lancar, karena pada hakekatnya proses ta’aruf juga mempunyai nilai perjuangan dari kedua belah pihak baik si akhwat maupun si ikhwan. Perjuangan itu harus lah bisa dipermudah dari kedua belah pihak dengan semangat menuju menikah yang sakinah, menempatkan agama dalam prioritas yang utama bukan yang lain. Banyak kasus  diantara mereka yang melakukan ta’aruf akhir mengeluh akan prosesnya lalu gagal..dan akhirnya memilih jalan lain, karena tantangan yang terlalu besar . Saya coba menggolongkan beberapa halangan yang biasa hadir dalam proses ta’aruf , yaitu :

  • Halangan Internal
    Halangan internal, artinya halangan dan rintangan dalam melakukan proses ta’aruf ini datang pangkalnya dari diri sendiri, dari pihak yang melakukan ta’aruf itu sendiri. Adapun beberapa macam halangan internal itu sendiri antara lain :

    Standar yang tinggi
    Kasus ini biasanya terjadi si wanita,  misalnya si wanita menetapkan standar kriteria yang terlalu tinggi untuk calon mempelai pria(ikhwan), hal ini tentu mengakibatkan sang ikhwan berfikir beberapa kali untuk mencoba ta’aruf bersamanya. Si akhwat lupa akan kaidah pernikahan yang telah dipelajarinya….kebanyakan mereka menempatkan tampang dan kekayaan lebih dahulu dari agamanya. Hal ini juga berlaku sebaliknya. Jadi diharapkan bagi para pelaku ta’aruf untuk dapat menetapkan standar yang tidak terlalu tinggi tapi lebih pada orientasi menilik diri sendiri…lebih banyak mengkoreksi diri sendiri (muhasabah).

    Mental yang belum siap
    Boleh jadi dimulut para di pelaku ta’aruf menyatakan siap dan ingin, tetapi begitu dihadapkan pada proses nyata ta’aruf itu sendiri banyak yang gagal karena mereka mancla mencle. Mereka yang melakukan ta’aruf begitu disodorkan pada kenyataan mulai berfikir macam-macam, terlalu panjang berkhayal padahal belum sejengkalpun mereka melangkah. Inti dari proses kesiapan mental para pelaku ta’aruf adalah mereka bisa memahami bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna, karena setiap manusia memiliki kekurangan. Dan bagaimana sikap pelaku ta’aruf menerima dengan ikhlas kekurangan pasangan ta’arufnya. Bagaimana melalui ta’aruf bisa melengkapi kekurangan yang ada untuk bisa menjadi kesempurnaan.

    Sikap menutup diri dan tidak jujur
    Sikap ini bisa menjadi penyebab gagalnya proses ta’aruf karena mereka pelaku ta’aruf tidak jujur pada diri sendiri dan pasangan ta’arufnya. Mereka(pelaku ta’aruf) lebih mengedepankan sikap terbatas menonjolkan kelebihannya, dan memilih tidak  membuka selebar-lebarnya terkait dengan kekurangan yang ada. Bocor atau terungkapnya kekurangan pribadi akibat tidak jujur dalam proses ta’aruf biasanya akan mengakibatkan kekecewaan yang tak terungkap. Tahu -tahu salah satu pihak memutuskan untuk memberhentikan proses ta’aruf.

  • Halangan External
    Halangan Ekternal, artinya halangan dan rintangan dalam melakukan proses ta’aruf itu berasal selain dari kedua pelaku ta’aruf. Faktor ini bisa datang dari banyak pihak antara lain :

    Orang Tua.
    Orang tua bisa menjadi akibat gagalnya sebuah proses ta’aruf karena kurangnya komunikasi. Mereka pelaku ta’aruf malah kadang menyepelekan pihak orang tua, karena berpendapat ini prosesnya pribadi..orang tua hanya menjadi si pengetuk palu. Padahal dalam kenyataannya tidak seperti itu. Orang tua memegang peranan penting dalam menentukan calon menantunya. Untuk menghindari kegagalan proses ta’aruf pada tahap ini adalah dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara orang tua dan mereka yang melakukan ta’aruf. Para pelaku ta’aruf hendaknya sering berkomunikasi… intens….baiknya bisa mengambil hati orang tua, membuat orang tau senang dan yakin akan pilihan nya.

    Situasi dan Kondisi
    Memang  situasi dan kondisi merupakan penyebab paling kecil gagalnya sebuah proses ta’aruf. Situasi dan kondisi bisa menjadi penyebab gagalnya proses ta’aruf anda jikalau Anda tidak bisa menjaga dengan baik apa yang sudah terbina selama ini. Ada baiknya jikalau sedang berta’aruf bisa lebih mengendalikan diri di depan khalayak bersikap biasa dan tidak menunjukan respon yang berlebihan akibat suasana hati Anda, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan atau mengundang sesuatu yang tidak diharapkan.

Kiranya itulah beberapa halangan yang sering muncul dalam proses ta’aruf yang bisa saya ungkapkan dalam artikel ini. Selanjutnya saya akan mencoba memberikan beberapa tips agar proses ta’aruf anda sukses. Akhir kata atas segala kekurangan yang hadir dan tidak disengaja saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. billahi taufik walhidayah wassalamu’alaikum.

Haryo Bayu
___________________
for seo :

ta’aruf, proses ta’aruf, proses memilih pasangan, halangan ta’aruf, halangan proses ta’aruf, rintangan ta’aruf, rintangan proses ta’aruf, halangan memilih pasangan, halangan pernikahan, halangan menuju pernikahan, halangan nikah, rintangan menuju pernikahan,


You may also like